Senin, 20 Februari 2023

Meraverse, dunia di masa depan?



Gambar free by pixaby 

Pernahkan anda mendengar istilah metaverse? Istilah itu mungkin asing bagi kaum awan, atau bahkan kalian tidak peduli dengan berita tentang metaverse yang akhir-akhir ini ramai diperbincangkan. Semakin berkembangnya teknologi membuat kebutuhan orang-orang tentang hal yang praktis semakin banyak.

 Perusahaan besar seperti Microsoft dan Meta (induk dari facebook, instagram dan whatsapp) berlomba memenuhi kebutuhan itu melalui melalui kecanggihan teknologi. Semua hal bisa dicapai tanpa melihat jarak dan waktu. Contoh saja internet yang dulunya masih jarang digunakan. 

Sekarang semua hal membutuhkan internet karena menyediakan berbagai macam informasi. Hal ini tidak menutup kemungkinan Metaverse akan mengalami hal serupa. 

Apa itu Metaverse?

Metaverse sendiri adalah Metamesta[1] (bahasa Inggris: metaverse) adalah bagian Internet dari realitas virtual bersama yang dibuat semirip mungkin dengan dunia nyata dalam dunia internet tahap kedua. 

Gagasan tentang internet tahap berarti teknologi internet akan mengalami kemajuan pesat. Seperti saat menggunakan hp, kita bisa masuk ke aplikasi apa saja tergantung apa yang kalian download. Di Metaverse juga sama, kalian bisa masuk menggunakan VR (Virtual Reality) bisa berupa kacamata Kacamata Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) sebagai pengganti ponsel. 

Singkatnya metaverse adalah dunia virtual yang dibuat sedemikian rupa seperti dunia nyata dengan harapan bisa memenuhi kebutuhan seperti aslinya dan dapat dikerjakan di manapun dan kapanpun. Sebagian dari kalian mungkin mengira Metaverse seperti game Zeepeto atau semacamnya. Menurut saya, metaverse masih merupakan visi. Di mana visi tersebut nantinya akan menjadi konsep nyata. 

Awalnya istilah ini diungkapkan pertama kali dalam novel fiksi ilmiah Snow Crash karya Neal Stephenson pada tahun 1992. Itu berarti konsep Metaverse ini sudah ada sekitar 30 tahun yang lalu. Menurut buku itu Metaverse adalah ruang-ruang virtual yang terhubung melalui internet dan realitas berimbuh alias augmented reality secara real time. Digambarkan dalam novel karya Neal Stephenson bahwa dunia dihuni oleh avatar dari orang-orang sungguhan. 

Seiring berjalannya waktu Ceo facebook, Mark Zuckerberg mengubah nama perusahaannya menjadi Meta. Hal itu membuat konsep Metaverse lebih dikenal luas dengan berbagai asumsi. Kerap kali hal itu menimbulkan salahkaprah di masyarakat awam sehingga terjadi ketakutan berlebih. 

Terlepas dari itu, ternyata brand ternama seperti Nike sendiri telah menerapkan konsep ini. Nike telah mematenkan rencana aset virtualnya seperti avatar hingga cryptokicks dengan mendirikan Metaverse Studio.

Seberapa penting Metaverse?

Banyak orang awam mengira metaverse adalah game atau hanya berisi avatar saja. Tetapi di metaverse nantinya avatar tersebut diharapkan bisa beraktivitas seperti biasa seperti membeli baju, mobil, membangun rumah dan membeli tanah. Pekerjaan seperti Design, arsitek, tour guide pasti menjadi pekerjaan utama jika Metaverse ini berhasil dikembangkan. Begitu pula bisa menghadle pekerjaan secara remote/work from home seperti di era pandemi sekarang. 

 Tak hanya itu, kita mungkin bisa juga berinteraksi dengan avatar dari belahan bumi manapun melalui teknologi ini. Kelebihan tersebut tidak menutup kemungkinan di masa depan metaverse dapat menggeser dunia nyata dengan teknologi virtual dan menjadi hal yang tidak bisa ditinggalkan. 

Namun, dengan adanya komunikasi tanpa jarak itu bisa menimbulkan matinya interaksi sosial. Jika itu terjadi secara global, maka kita bisa diperburuk oleh kecanggihan teknologi dan menjadi tertutup. Dampak tersebut mungkin saja menjadi peluang jika kita bisa memanfaatkannya secara tepat atau seperti ancaman kerana tidak menggunakannya secara tepat.

Senin, 14 Desember 2015

Puisi pahlawan

Merebut bumi pertiwi

Langit gelap gulita
Angin berteriak
Kobaran api menyala
Dari sudut tergelap
Tombak melayang
Membelah cakrawala
peluh menetes dari dahi
Darah mengalir dari kulit
Tapi mata masih menyala
Kaki masih berpijal
Harapan masih tersemat

Semangat terus meningkat
Meraih bumi tercinta
Indonesia

Meraverse, dunia di masa depan?

Gambar free by pixaby  Pernahkan anda mendengar istilah metaverse? Istilah itu mungkin asing bagi kaum awan, atau bahkan kalian tidak peduli...